Wilayah hampa kekuasaan

Pembagian 24 arah dalam ilmu Fengshui belum cukup rinci, karena antara satu areal dengan areal lainnya dapat saling mempengaruhi, terutama pada sekitar garis perbatasan. Ada dua garis pembatas. Pembatas antara dua Gua yang mewakili mata angin, dan pembatas antara dua arah dalam satu Gua. Pembatas antar Gua disebut wilayah hampa absolut sedangkan pembatas antar arah disebut wilayah hampa kecil. Gua disebut juga trigram.

Garis pembatas

Seperti telah diterangkan di atas, satu mata angin memiliki wilayah 45o, terbagi menjadi 3 arah, jadi masing-masing arah terdapat 15o. Sebagai contoh, tiga sektor mata angin Selatan, atau yang juga disebut wilayah trigram Li, masing-masing terdiri dari Bing, Wu dan Ding. Biasanya Bing kita sebut sebagai Selatan sektor 1, Wu adalah Selatan sektor 2 dan Ding adalah Selatan sektor 3. Di sebelah kiri trigram Li, terdapat trigram Xun dengan mata angin Tenggara, dan di sebelah kanan terdapat Trigram Kun dengan mata angin Barat daya. Bila setiap Trigram (Gua) adalah satu wilayah kekuasaan besar, jika disetarakan dengan wilayah kekuasaan suatu Negara, maka garis pembatas antara dua Trigram (Gua) dapat dianalogikan sebagai garis batas dua Negara. Sedangkan arah merupakan pembagian yang lebih kecil dari Gua, jadi kekuasaannya dapat disamakan dengan kekuatan pemerintah daerah, jadi garis pembatas antara dua arah dapat dianalogikan sebagai garis perbatasan antara dua propinsi. Dalam kenyataannya, wilayah sekitar perbatasan biasanya adalah wilayah yang hampa kekuasaan dan penuh problematik. Problem yang timbul di perbatasan Negara biasanya lebih besar dan lebih sulit diselesaikan, seperti saling mengklaimnya kepulauan Natura antara Negara kita dengan beberapa Negara tetangga. Karena itu wilayah sekitar garis pembatas Gua disebut wilayah hampa absolut. Sebaliknya masalah perbatasan antar propinsi dalam Negeri mudah diselesaikan, karena itu wilayah sekitar garis pembatas arah disebut wilayah hampa kecil.

Kembali Xiangyi tekankan di sini, anda harus dapat membedakan Gua dan arah. Gua adalah nama asli trigram, dan satu Gua dapat mewakili satu mata angin. Jadi Gua sama dengan trigram, juga sama dengan mata angin. Sedang arah adalah pembagian lebih kecil dari Gua. Sebagai contoh, kita lihat potongan trigram Kan (坎), yaitu mata angin Utara. Utara dibagi tiga arah, yaitu Utara sektor 1 dengan nama Ren (壬), Utara sektor 2 dangan nama Zi (子) dan Utara sektor 3 dengan nama Gui (癸). Sebelah kanan trigram Kan adalah trigram Gen (艮), yaitu mata angin Timur laut. Gen juga memiliki 3 arah, yaitu Timur laut sektor 1 atau Chou (丑), Timur laut sektor 2 atau Gen (艮) dan Timur laut sektor 3 atau Yin (寅).

Mari kita lihat hanya dari potongan zi hingga Chou. Zi dan Gui berada dalam satu Gua, yaitu trigram Kan, sedang Chou berada pada Gua lain, yaitu trigram Gen. Kalau begitu, garis pembatas antara Gui dan Zi adalah garis batas antar arah, dan garis pembatas antara Gui dan Chou adalah garis batas antar mata angin (Gua). Nah, jika satu arah hanya memiliki wilayah 15o. Kita dapat membaginya menjadi lima bagian yang lebih kecil, dengan kata lain, masing-masing wilayah kecil hanya 3o, maka semuanya menjadi jelas, yakni 3o di sebelah kanan dan kiri bersinggungan secara langsung dengan garis pembatas, jadi daerah itu adalah wilayah perbatasan. 3o wilayah Gui yang berbatasan dengan Zi disebut wilayah hampa kecil, karena sebelahnya adalah wilayah Zi yang masih satu Gua dengan Gui. Sedangkan 3o wilayah Gui yang berbatasan dengan Chou disebut wilayah hampa absolut, karena sebelahnya adalah Chou yang sudah tidak satu Gua dengan Gui, jadi sudah keluar dari wilayah kekuasaan Gua sendiri. Hingga di sini, kita juga dapat memahami satu hal, bahwa wilayah dalam satu arah yang murni tidak 15o, tetapi hanya 9o, karena 3o wilayah kanan dan kirinya merupakan wilayah hampa.

Rumah yang arah pintu utamanya berada pada wilayah hampa memiliki kekurangan-kekurangan yang nyata. Gangguan-gangguan yang ditimbulkan lebih berefek pada dimensi perasaan, yang pada akhirnya dapat mengganggu keharmonisan rumah tangga atau hal yang lainnya. Sekalipun kekurangan tersebut masih dapat diperbaiki, tapi sebaiknya hindari arah seperti itu, kecuali sudah tidak ada pilihan sama sekali.

Masing-masing arah memiliki satu sistem fengshui, maka 24 arah memiliki 24 sistem. Tetapi itu belum cukup, karena masing-masing arah dengan arah lain di sampingnya memiliki dua wilayah perbatasan, karena itu seluruhnya berjumlah 72 sistem. Akan tetapi pangaruh hubungan sifat Yin Yang dan Tritunggal, di mana wilayah langit dan manusia memiliki sifat Yin Yang yang sama, maka jumlah system berubah menjadi 48 sistem. Penjelasan seperti ini sebetulnya belum sempurna. Agar tidak terlalu banyak ulasan teoritis dan membingungkan, penjelasan yang lebih rinci akan dibahas kemudian …..

Hingga di sini, setidaknya kita telah jelas, bahwa mata angin tidak sama dengan arah dalam fengshui, hal ini telah ditekankan di depan. Mata angin hanya delapan, sedangkan fengshui terdapat 48 sistem. Jadi arah mata angin tidak cukup menilai baik-buruknya suatu sistem fengshui. Karena itu, analisa fengshui harus melakukan pengukuran dengan alat bantu kompas khusus (Luopan) di lapangan. Ketelitiannya dihitung hingga 2.5 derajat hadap pintu utama suatu bangunan. Bandingkan dengan satu mata angin yang besarnya mencapai 45 derajat.

Jakarta, 27 April 2009


Xiangyi



Categories: Fengshui

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: