Perangkap Kehidupan

Dunia ini penuh sandiwara, juga penuh perangkap dan jebakan dimana-mana. Orang yang baru saja menginjak masuk ke dalam periode hidup yang sial, sering tidak menyadari kesialan sedang menghampiri dan berbuat suatu kesalahan fatal yang menyebabkan dirinya terjatuh ke dalam lembah tak berdasar. Celakanya lagi, orang yang sedang sial, justru memiliki lebih banyak kesempatan untuk berbuat kesalahan, itulah yang kita sebut sebagai perangkap kehidupan. Orang sial mudah terjebak dan terperangkap di dalam kesialannya.

Jero-Wacik

Contoh-contoh seperti itu sangat banyak dan bisa kita temukan di mana-mana di sekeliling kita. Sebut saja sebuah nama besar Jero Wacik. Terlepas dari betul atau tidak, mungkin mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Indonesia kita yang baru saja menerima bintang jasa Mahaputera Adipradana itu tidak bermaksud melakukan perbuatan korupsi, tetapi semata-mata hanya untuk mendapatkan atau mencukupi Dana Operasional Menteri (DOM) yang memang terbilang kecil di kementriannya. Ia terjebak pada keadaan dan tanpa sadar melakukan, sehingga harus menerima konsekwinsi atas tindakannya itu, terjerat KPK.

Jero Wacik lahir di Singaraja, Bali pada 24 April 1949. Hasta Aksara Selatannya sebagai berikut :

Jero Wacik chart

Lahir dengan elemen diri Kayu besar dari pilar Monyet kayu. Monyet logam berpikiran simpel dan bertindak serba cepat, kurang memperhatikan tata-krama, jujur dan tidak suka mengambil keuntungan dari orang lain, memiliki kemauan sangat kuat untuk memicu kemajuan usahanya, termasuk orang-orang pilihan yang bisa mengembangkan usaha sendiri. Namun demikian, mereka mudah mengundang masalah dari orang lainnya.

Kayu besar milik Jero Wacik sedianya adalah kayu hidup, tetapi kerena Kelinci bergabung dengan Monyet dan memiliki Api, berubah mejadi kayu mati yang sangat suka pada elemen Logam. Setruktur Hasta Aksara milik Jero Wacik termasuk khusus, karena dapat mengomandoi harta dengan Monyet miliknya, adalah orang yang mudah memperoleh penghasilan besar dan prestasi kerja dalam hidupnya. Monyet adalah elemen paling penting dalam tanggal lahirnya.

Monyet masuk ke Kerbau, interaksi Xing dengan Anjing yang ada di bulan menghasilkan energi baik buat dirinya. Periode hidup Monyet (1970-1984) merupakan periode hidup terbaik pertama dalam hidup, Jero Wacik kuliah sambil menjadi pembantu dosen di ITB, lulus dengan predikat terbaik sebagai sarjana Teknik Mesin pada 1973. Tahun itu adalah Kerbau air, karena itu bagus.

Walaupun agak keras, karena Kambing kayu (1975-1984) menabrak Kerbau dan mengganggu Anjing, sedikit memperuwet interaksi yang ada, hasilnya masih baik. Jero Wacik melengkapi pendidikannya dengan sarjana ekonomi dari Universitas Indonesia tahun 1983, tahun Babi air dan air adalah bekal pengetahuan bagi Diri Jero Wacik yang Kayu besar. Periode Anjing kayu (1985-1994), ini berarti kehadiran Diri pada periode, saatnya melakukan sesuatu untuk diri sendiri. Maka pada tahu Monyet air 1992, Jero Wacik keluar dari United Tractors dan membangun usaha milik dirinya sendiri.

Perangkap hidup

Periode hidup Ular air (1995-2004), Ular masuk ke Anjing menambah kekuatan Anjing sekaligus menggerakkan Monyet, pertanda dirinya akan menuju saat terbaik dalam hidupnya. Pada tahun Monyet kayu 2004, tepatnya 21 Oktober, ia diangkat menjadi Menteri Kebudayaan dan Pariwisata. Pada periode hidup Naga air (2005-2014), Sesungguhnya ini sebuah periode sangat bagus, karena Monyet dan Kerbau masuk Naga, lalu Anjing memubukan pintu gudang Naga, dari sini memperoleh energi hidup sangat besar, bisa dikatakan sebagai puncak kejayaan bagi Jero Wacik. Terbukti dirinya menjadi Menteri selama seluh tahun ini.

Namun demikian, keberadaan Kelinci telah merusak segalanya. Kelinci berinteraksi He dengan Anjing, telah menutup peran Anjing untuk membukakan gudang Naga, sementara itu Naga sendiri juga dirusak oleh Kelinci dengan interaksi Chuannya. Dengan kata lain, pada periode ini tidak boleh bertemu tahun Kelinci. Kehadiran Kelinci akan merusak dan mengacaukan semuanya. Begitu Kelinci muncul pada tahun 2011, Jero Wacik telah terjatuh ke dalam jurang kesialan. Biasanya orang yang berada pada puncak kebrungan tidak akan menyadari jika dia telah masuk ke periode yang sial dan lebih sial lagi selalu terdapat kesempatan bagi orang tersebut untuk berbuat kesalahan. Itulah yang kita sebut dengan jebatan atau perangkap kehidupan.

Celakanya adalah justru pada tahun Kelinci 2011 itu, Jero Wacik kebagian ladang yang amat basah, ia diangkat menjadi Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Indonesia pada reshuffle Kabinet tanggal 18 Oktober 2011. Mulai saat itu, ia telah terjatuh ke dalam jebakan kehidupannya sendiri yang sial. Namun demikian, ia tidak langsung membuahkan kesialan, perwaktu proses. Hingga pada tanggal 3 September 2014, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Jero Wacik yang sedang sebagai tersangka. Jero Wacik diduga melakukan tindak pidana korupsi terkait dengan pengadaan proyek dan Dana Operasional Menteri (DOM) di Kementerian ESDM pada tahun 2011-2013. Total kerugian negara akibat korupsi ini ditaksir mencapai 9,9 milyar.

Xiangyi

Xiangyi



Categories: Uncategorized

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: