IBU SURI PENGUASA TIONGKOK

Ibu Suri Cixi adalah penguasa wanita yang jarang ada dalam sejarah Tiongkok. Ia berkuasa selama 47 tahun dari 1861 – 1908. Lahir pada tanggal 29 November 1835 malam, sekitar jam 22. 1951 menikah dengan kaisar Xuanfeng dan melahirkan pangeran Tangzhi pada 1856. Sejak suaminya meninggal pada 1861, ia mulai berkuasa dari balik layar membantu pangeran yang masih balita hingga akhir hayatnya. Hasta Aksaranya sabagai berikut :

Elemen diri Kayu kecil ‘Yi’. Dalam sistem terdapat kekuatan air dan logam ingin menguasai api melalui interaksi Kerbau dan Kambing. Api tak dapat dikuasai sepenuhnya, jadi menyukai periode hidup kayu dan api. Sektor suami adalah Kerbau, adalah elemen sangat penting bagi dirinya. Pertanda suaminya seorang sangat hebat. Bintang suaminya ‘Xin’ berada di dalam sektornya. Pada periode Tikus (15 – 19), Tikus bergandeng dengan Kerbau, mengidikasikan akan terjadi perkawinan pada masa tersebut. Ternyata perkawinan itu terjadi pada tahun Babi logam ‘Xinhai’ 1851, dimana Xin muncul ke permukaan, ia masuk istana dan menikah dengan kaisar Xianfeng.

Pada periode hidup Kerbau tanah (1854 – 1863), selain berfungsi sebagai sektor suami, Kerbau juga kubur bagi suaminya. Timbulnya kerbau dalam periode hidup berarti suaminya akan masuk kubur (meninggalkan dirinya). Pada tahun 1861, kode pilar adalah Ayam logam ‘Xinyou’, munculnya bintang suami pada tahun pertanda tahun tersebut berbahaya bagi suaminya. Dan memang benar, suaminya meninggal pada tahun tersebut. Maka jabatan kaisar dengan sendirinya diturunkan kepada anaknya dangan gelar kaisar Tongzhi. Logam selain mewakili suami, juga mewakili kekuasaan bagi dirinya. Kehilangan suami berarti pula kemunculan kekuasaan. Saat itu anaknya baru berusia 5 tahun, masih balita. Pemerintahan dibantu oleh beberapa pejabat teras. Dengan dibantu beberapa orang, Cixi berhasil megulingkan kelompok pembantu kaisar, mengambil alih kekuasaan dan membantu kaisar (anaknya) menangani semua urusan pemerintahan. Secara tidak langsung, dialah kaisar yang sesungguhnya.

Cixi memiliki dua bintang anak, yaitu Api kecil ‘Ding’. Satu anak sendiri dan satu lagi anak angkat, keduanya menjadi kaisar. Pada tahun 1874, kode pilar Anjing kayu ‘Jiaxu’. Anjing adalah kubur api. Tahun tersebut kaisar Tongzhi meninggal karena sakit, posisi kaisar digantikan anak angkatnya menjadi kaisar Guangxu dan dia tetap berkuasa dari belakang layar. Hingga pada periode hidup Kuda kayu ‘Jiawu’ (1904 – 1913), kuda menusuk Kerbau, merupakan periode naas bagi dirinya. Pada tahun Monyet tanah (Wushen) 1908, Monyet menusuk Babi pada sektor anak, pertanda tidak bagus buat anak. Api Ding yang ada di atas Babi adalah elemen penting yang berhubungan dengan keberadaannya, karena itu sehari sebelum kematiannya, sang kaisar yang juga anak angkatnya meninggal terlebih dahulu.

 



Categories: Ba Zi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: