Hendardji Soepandji

hendardji

Mayjen TNI (Purn.) Drs.Hendardji Soepandji,S.H adalah Komandan Pusat Polisi Militer periode 2006-2007, Juga asisten pengamana Kepala Straf Angkatan Darat pada 2008. Mayor Jenderal TNI Purnawirawan ini juga dikenal sebagai Ketua Umum Organisasi induk karate se-Indonesia, (FORKI) yang pada Seagames terakhir mengukir prestasi luar biasa dengan menyumbangkan medali emas terbanyak bagi Indonesia. Atas prestasi inilah, Hendardji dianugerahi penghargaan Pembina Olahraga Terbaik sepanjang tahun 2011. Merupakan lulusan AKABRI tahun 1974.Hendardji berperan sangat aktif pada saat terjadi krisis besar di Indonesia, yakni sekitar akhir tahun 1997 hingga hampir sepanjang 1998. Saat itu, ia memimpin Dan Pom Dam Jaya. Tahun 2005 berhasil menangkap 9 orang OPM penembak warna Amerika di Papua, dan tahun 2006 ikut terlibat aktif dalam menangani ditemukannya ratusan senjata api di rumah alm Wakil Aslog KSAD, yang melibatkan 11 anggota TNI dari tantama hingga bintang satu. Saat ini sedang mencalonkan diri sebagai Gubernur DKI Jakarta periode 2012-2017. Mari kita cari tahun seberapa besar kansnya untuk berhasil menjadi Gubenur DKI ?
Ia lahir di Semarang, Jawa Tengah pada tanggal 10 Febuari 1952. Sejak kecil Hendardji telah diajarkan oleh orang tua untuk selalu berkata Jujur. Karena itu, prinsip Kejujuran sampai saat ini tetap dipegang teguh, dan akan tetap dipertahankan sampai akhir hayatnya. Mari kita lihat bagaimana Hasta Aksara Selatan-nya berbicara :

Elemen diri Api besar membuat dirinya menjadi seorang pemimpin berkharater, lepas dan menyayangi seluruh makhluk hidup. Dibelangnya, berdiri sebuah kelompok kuat dengan orang-orang berkekuatan ekonomi hebat, hal ini tercermin dari huruf Monyet sebagai kordinator banyak perusahaan yang berkumpul ke dalam perut Naga, kemudian di dapatkan kembali dengan interaksi ‘nabrak (Chong)’, sebuah potensi sangat besar berada di sana. Karena itu, selain karir militer, ia juga memimpin beberapa perusahaan milik negara maupun swasta. Tanpa mencari tahu jam lahir pun, kita dapat mengetahui beberapa hal dengan baik.
Ia lulus pada Periode Hidup Anjing, tepatnya pada tahun Macan 1974. Sepanjang karirnya, ia melewati beberapa Periode Hidup sangat baik, waitu Periode Babi, Tikus dan Kerbau. Apalagi pada Periode Hidup Kerbau bisa dikatakan sebagai Periode Mas bagi dirinya, mulai dari penanganan menjelang dan pasca kerusuhan Mei 1998, hingga pada penanganan berbagai kasus penting dengan berani, telah menjadikan dirinya salah satu prajurit terbaik bangsa Indonesia.
Kini, Periode hidup beliau telah memasuki Macan. Batang langit Macan adalah Tanah besar Wu, memiliki bayangan pelepasan energi besar. Sayang sekali kehadiran Macan membuat pelepasan energi itu tidak berlangsung sempurna, karena itu dapat kita tahu, bahwa pertarungan ini cendrung kurang menguntungkan dirinya. Akan tetapi, bila beliau lahir pada pukul 1 – 3 dini hari, kesempatan-kesempatan baik dibelakang masih cukup baik.



Categories: Ba Zi

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: