Rumah dekat Kelenteng tidak selalu buruk

Minggu lalu Xiangyu memberi contoh rumah dekat kelenteng yang kebetulan mempunyai pengaruh buruk fengshui. Sesungguhnya rumah dekat kelenteng tidak selalu buruk. Buktinya dalam perkotaan yang padat, banyak juga rumah-rumah dekat kelenteng yang berfengshui bagus. Lihat saja di sekeliling kelenteng Jin De Yuan yang ada di petak Sembilan. Ruko-ruko dan rumah tinggal di sekitar sana baik-baik saja. Intinya adalah, jika kelenteng yang berelemen api besar tidak berada di tempat yang salah dari sebuah sistem fengshui rumah, pengaruhnya belum tentu buruk. kadang malah bisa sebaliknya. Apabila kelenteng berada di tempat yang baik, bahkan dapat berfungsi sebagai ‘Wenbi’ yang dapat meningkatkan kecerdasan dan ‘Wenhu’ yang dapat mengokohkan kedudukan. Keduanya berpengaruh baik.

Sekarang mari kita melihat kembali sebuah catatan kasus fengshui kuno. Sebuah bangunan priode 2 (1884 – 1903) menghadap ke Tenggara sektor 2. Pasangan suami istri tuan rumah keduanya lahir pada tahun Ular Kayu Yisi (1905), angka lahir suami 5 kuning dan sang istri 1 putih. Saat rumah baru saja, bitang kejayaan air ada di depan dan bintang kejayaan gunung ada di belakang, artinya baik keuangan maupun kesehatan keduanya sangat bagus. Ayah tuan rumah yang membangun rumah tersebut seorang tabib terkenal. Dan tuan rumah tersebut mewarisi ilmu pengobatan ayahnya. Ia banyak membantu fakir miskin dan menyembuhkan orang dari sakit parah. Baik nama maupun keuangan, keduanya terpenuhi.

Memasuki periode ke-3 (1904 – 1923), karena bintang gunung angka 3 pada diagram fengshuinya masuk ke sektor tengah, disebut bintang gunung masuk kurungan. Bintang gunung mewakili kesehatan dan keturunan, masuk kurungan berarti tidak memiliki turunan. Memang kenar, kenyataannya mereka hanya memiliki seorang puteri yang lahir pada tahun Babi Air 1923.

Pada periode ke-4 (1924 – 1943) mengadopsi seorang putera (lahir pada tahun 1920, lebih tua dari puteri sulungnya). Karena telah keluar dari pengaruh fengshui periode tiga, setelah itu berhasil melahirkan beberapa anak, yaitu puteri ke-2 lahir pada tahun 1925, putera pertama lahir pada tahun 1930 (sebenarnya urutan ke-2 jika anak pungut turut diperhitungkan), putri ke-3 lahir pada tahun 1933, putera ke-2  tahun 1933, putera ke-3 tahun 1937, putera ke-4 tahun 1938 dan putera bungsu pada tahun 1941. Hal ini dapat dilihat pada gambar, bahwa bintang gunung angka 4 berada di depan, yang mana di sana terdapat bangunan dapur, garasi dan beberapa bangunan lain (yang telah berdiri sejak 1917). Bintang gunung kejayaan mendapat gunung (bangunan) karena itu memperoleh banyak keturunan.

Pada periode 5 (1944 – 1963), keluarga tersebut bangkrut karena berspekulasi menimbun gula kelapa. Hal ini disebabkan angka air angka lima berada di belakang yang kondisi tanahnya relatif lebih tinggi. Hal ini disebut angka air naik ke gunung, akibatnya adalah kerugian material yang luar biasa.

Pada periode 6 (1964 – 1983), anak-anak kaya raya dari perdagangan hasil bumi. Hal ini karena bintang kejayaan angka 4 berada di depan, dari sanalah jalan masuk ke dalam komplek bangunan. Di kejauhan terdapat sebuah kelenteng yang terhalang oleh bangunan lain. Bangunan tinggi kelenteng yang berada di kejauhan menjadi bintang ‘Wenhu’ bagi kedua sektor Selatan dan Barat daya, sehingga membentuk simbolis kombinasi angka 1, 6 dan 8 yang melambangkan kejayaan. Pada sisi ini, kelenteng bukan saja tidak merugikan, malah menguntungkan fengshui rumah tersebut.

Akan tetapi sebagian besar barat daya bangunan tersebut (luar pagar komplek) adalah badan jalan besar yang lebar. Jalan sama dengan air. Berarti bintang kejayaan gunung angka 6 jatuh ke air, berarti periode ini merugikan kesehantan. Tahun 1975, angka tahun bintang 3 masuk ke tengah, angka 9 tiba di barat daya, elemen api angka 9 ini membakar dan melumerkan logam bintang duduk angka enam. Hexagram Qian angka enam mewakili kepala keluarga, atau orang yang paling berkuasa dalam keluarga tersebut. Angka enam juga mewakili kepala, sedangkan angka enam mewakili darah. Tahun tersebut anak pertama keluarga tersebut meninggal karena pendarahan otak. Sektor barat daya berhaxagram Kun. Hexagram Kun mewakili istru ibu. Tahun yang sama, sang ibu yang lahir 1905 juga mengalami stroke hingga cacat separuh badannya.

Kejadian periode berikutnya tidak lagi dibahas. Hingga sini kita dapat mengetahui, walaupun terdapat kelenteng di depan, tetapi pengaruhnya tidak seberapa. Semuanya berpulang kepada interaksi antara bintang tahun dan bintang cakram dasar fengshui.

Jakarta, 12 Maret 2009


Xiangyi



Categories: Fengshui

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: