Omni International Hospital

Rumah sakit Omni sempat menghiasi halaman depan koran-koran beberapa saat, pasalnya adalah kasus Prita Mulyasari. Tidak hanya itu, ia juga digugat oleh ibu sang bayi kembar. Sungguh satu gundukan belum merata, gundukan lainnya menyusul muncul. Tahun 2008 ini memang merupakan tahun sulit bagi rumah sakit tersebut.


Xiangyu pernah beberapa kali lewat komplek perumahan Alam Sutra, secara otomatis melewati depan rumah sakit tersebut. Tampak dari depan, rumah sakit tersebut tidak jelek, mewah dan megah. Suatu kali, Xiangyu masuk ke dalamnya, ternyata ada perasaan dingin menerpa, mungkin itu rasa sensitivitas suatu profesi. Biasanya, timbulnya parasaan itu sudah secara langsung memberitahu kepada kita, ada sesuatu yang salah dengan bangunan tersebut.

Kemana saja Xiangyu pergi, di kantong selalu terdapat sebuah kompas mini. Kali itu tentu tidak terkecuali. Xiangyu mencari kesempatan mengukur arah pintu utamanya, ternyata berada di arah yang tidak murni. Pantas saja mudah terjadi masalah. Ukuran yang tepat adalah duduk Tenggara menghadap Barat Laut pada derajat sekitar 320. Itu arah yang tidak murni.

Biasanya untuk arah yang tidak murni, harus menggunakan cara khusus untuk mengembangkan peta bintang terbang fengshuinya. Walau demikian, khusus untuk arah ini, hasinya sama dengan pemetaan bintang biasa. Secara kasar, semuanya terlihat sama, tidak ada bedanya. Tapi sesungguhnya terdapat perbedaan sangat besar. Arah yang murni adalah sistem yang konstan, tidak mudah terpengaruh faktor buruk dari luar. Tidak demikian untuk arah yang tidak murni. Kestabilan energinya belum mantap, masih labil. Kerena itu mudah terpangaruh faktor eksternal.

Mari kita lihat cakram fengshuinya sebagai berikut :


Nampak di bawah, seolah sebuah sistem fengshui yang bagus. Bintang kejayaan air ada di depan dan bintang kejayaan gunung ada di belakang. Adalah sistem yang disebut hadap jaya dan gunung jaya, suatu sistem yang nampaknya sangat ideal.

Jika hanya dilihat dari peta bintang, kita dapat memberi air di depan dan di belakang sekaligus, agar pengaruh fengshuinya bertambah bagus. Dan itulah yang dikerjakan designernya. Xiangyi menduga, designernya dalam perancangannya telah memasuki unsur fengshui ke dalamnya.

Namun sayang sekali, banyak orang mengenal fengshui hanya dari buku atau mengambil program kursus kilat di suatu tempat (Negara), sehingga yang dikuasai hanya dalil-dalil dasar, dan tidak menguasainya secara mendalam. Akibatnya akan mudah timbul kesalahan dalam penerapannya. Fengshui Omni adalah salah satunya.

Paling sedikit, terdapat empat poin kesalahan yang terjadi pada sistem fengshui ini. Pertama, tentu adalah arahnya yang tidak murni, sehingga mudah terpengaruh keadaan eksternal, termasuk bintang tahun, bulan dan lainnya. Ke-2, dalam peraturan Xiaosha (tata lingkungan), bangunan dengan arah demikian tidak boleh tampil terlalu gagah dan mewah. Semakin sederhana semakin baik. Ke-3, kolam ikan yang ada di belakang tidak hanya membangkitkan energi kecerdasan satu putih, tetapi juga turut membangkitkan energi bencana lima kuning yang berada di sampingnya. Jadi kesalahan tersebut cukup fatal. Ke-4, air di depan pintu utama tidak membangkitkan energi angka delapan yang sedang jaya, tetapi turut membangkitkan energi bencana angka lima kuning tahun 2009 ini, yang sedang berada tepat di sektor Utara.

Perlu diketahui, tahun 2009 ini bintang tahun angka Sembilan masuk ke tengah, membangkitkan kombinasi angka api 7 dan 9 yang terdapat pada sektor tengah cakram dasar. Kitab fengshui Feixingfu mengatakan : “Merah dan Ungu bersatu, bencana sudah dapat diperkirakan.” Merah adalah angka tujuh, karena bintang tersebut disebut dengan istilah Qi Chi, atau di tujuh merah. Bintang ini masuk dalam trigram Dui yang mewakili wanita; Ungu adalah bintang dengan angka Sembilan. Dalam trigram masuk dalam Li Gua. Li adalah api, darah, panas dan lainnya. Bukanlah kejadian pada Prita Mulyasari berawal dari pemeriksaan darah yang menunjukkan rendahnya trombosit darah ?

Bintang anak angka 1 berada di belakang, namun keberadaan kolam ikan telah mempengaruhi angka bintang hadap angka lima sektor Selatan, membentuk kombinasi 1 dan 5. 1 berelemen air dan 5 berelemen tanah, kombinasi itu mengundang tanah untuk menghambat air. Bintang anak terhambat, secara kebetulan, tahun ini juga muncul kasus yang berhubungan dengan anak.

Pada tahun ini (2009), bintang bencana angka 5 berada di Utara dan bintang angin angka 4 berada di Selatan. Keduanya membentuk kombinasi 4 dan 5 atau 5 dan 4 dengan sektornya masing-masing. Kitab fengshui Feixingfu mengatakan : “Di tempat setan angin berwarna hijau tidak boleh terdapat kehadiran angka 5”. Xuankong Miji juga mengatakan : “Aku mengatasi dia, malah berbalik diatasi”. Mungkinkah itu yang dimaksud dengan gugatan yang dilayangkan terhadap Prita Mulyasari, tapi akhirnya malah menimbulkan kerugian di pihaknya. Hal ini terlihat sangat jelas dari sisi fengshui. Percaya atau tidak ? Terserah anda sendiri.

Jakarta, 24 Juni 2009


Xiangyi



Categories: Fengshui

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: