Jalan Memeluk dan Menolak

Jalan memeluk adalah bangungan yang berdiri di sisi dalam suatu lengkungan jalan. Sebaliknya jalan menolak adalah bangunan yang berdiri di sisi luar  suatu lengkungan jalan. Prinsip fengshui menyukai jalan memeluk dan menjauhi keadaan menolak.

Bangunan yang terletak pada sisi luar lengkungan jalan seolah-oleh sebuah bola yang terletak pada sisi papan yang telah dilengkungkan dan siap untuk dilontarkan, menimbulkan perasaan tidak aman bagi penghuninya. Jika lengkungan jalan tersebut adalah sebuah sungai, deras aliran air yang melalui lengkungan tersebut, akan mengikis bibir sungai sisi lengkungan tempat bangunan tersebut berada. Demikian juga sapuan angin kendaraan yang melewati lengkungan tersebut akan menyerang ke arah bangunan yang berada di sisi luarnya. Energi perusak ini dalam fengshui di sebut Energi Golok Pembunuh atau Lian Dao Sha (鐮刀煞). Jadi akan sulit ditemukan energi hidup hidup di tempat seperti itu.

Sebaliknya, bangunan yang berdiri di sisi dalam lengkungan jalan, seperti sedang dipeluk dan dilindungi oleh dua buah tangan. Menimbulkan perasaan aman bagi penghuninya. Ketika kendaraan melintas, desakan angin menyerang sisi luar lengkungan, udara di sekitar sisi dalam lengkungkan yang berada di seberang ikut tertarik dan terhempas ke seberang, walau dalam jumlah kecil. Nah, tempat kosong yang ditinggalkan udara tadi, akan segera terisi udara segar yang lebih baru, gerak lambat mobilisasi udara di setitar itu, kemudian menghimpun Energi hidup, sehingga menjadi tempat yang disukai dalam dunia fengshui.

Suatu catatan yang perlu diperhatikan adalah, jalan panjang tanpa terdapat perhentian, cabang atau perpotongan jalan, sekalipun melengkung dan meliuk-liuk, keadaan itu belum tentu baik fengshuinya. Karena itu, tidak perlu dengan sengaja mendirikan rumah di atas tanah yang berada di sisi dalam lengkungan jalan, jika jalan itu sangat panjang dan jauh dari cabang jalan yang lain. Yang disebut keadaan memeluk dalam arti sesungguhnya adalah sisi dalam suatu tikungan jalan di pertigaan atau perempatan.

Jakarta, 04 Nov 2009


Xiangyi



Categories: Fengshui

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: