Mantan Presiden Soeharto

 

Tanggal lahir Pak Harto yang kita kenal bersama adalah 8 Juni 1921, tetapi ditangan saya terdapat sebuah versi lain dengan tahun berbeda, yaitu lahir pada tanggal 8 Juni 1920 sekitar jam 6 pagi di Jogjakarta dari pasangan Kertosudiro dan Sukirah. Setelah dipelajari, saya merasa tanggal yang ini lebih tepat dengan perjalanan hidup yang sebenarnya. Hasta Aksara yang didapat dari tanggal lahir ini sebagai berikut :Elemen diri Api Kecil ‘Ding’, Logam dalam sistem ada tiga, sangat kuat. Sebuah Kayu lemah yang terdapat di cabang bumi Jam keluar untuk mengimbangi Logam, Kayu menjadi sangat penting dan mewakili Kekuasaan, ia memang dilahirkan untuk menjadi sang Penguasa. Ketika Periode hidup masuk ke Macan Kayu (1939 – 1948), di antaranya terdapat tahun Naga Logam 1940, maka Macan dari Periode, Naga dari tahun dan Kelinci dari Sistem dasar bergabung membentuk sebuah kekuatan kayu (kekuasaan) miliknya yang sangat besar, pada tahun ini, ia masuk KNIL mengawali karir militer yang menjadi cikal bakal menuju kekuasaan tiada tara dalam hidupnya.

Seharusnya, bintang istri adalah Monyet Logam, tetapi yang disukai (He) elemen diri adalah Tikus Air, karena itu Air mengantikan Logam sebagai bintang istri. Air bersumber pada Monyet, saat Priode hidup Macan, bintang istri itu tergerakan oleh benturan Chong antara Macan dan Monyet, menginfokan akan terjadi pernikahan. Tahun 1947 memiliki kode pilar Babi Api. Api Kecil ‘Ding’ pada batang langit tahun adalah dirinya sendiri, sedangkan Babi memiliki elemen Air Besar, sama dengan yang dimiliki bintang istri. Itu berarti dirinya dan bintang istri telah disatukan oleh tahun, dan memang benar, beliau melangsungkan pernikahannya dengan Siti Hartinah, yang kemudian dikenal sebagai Ibu Tien Suharto.

Periode hidup berikutnya Kelinci Kayu (1949 – 1958), tetapi berada di Kayu yang mewakili kekuasaan, karena itu karirnya lancar dan kerkembang baik; Periode hidup selanjutnya Naga Api (1959 – 1968), disini, Naga memiliki fungsi sangat besar, ia dapat mengudangkan semua Logam (Keuangan) dan Air (Kekuasaan), kemudian dengan Kelinci yang berinteraksi (Chuan) dengan Naga, ia memperoleh seluruh Keuangan dan Kekuasaan tersebut. Tahun 1965 adalah Ular Kayu, Kayu adalah kekuasaan, Ular adalah orang lain (karena Ualar berelemen Api, dirinya juga Api), jadi kekuasaan tersebut sebenarnya milik orang lain. Namin, Ular mengandeng (He) Monyet, juga melebur dengan Ayam, menjadi Elemen yang dimiliki Ayam, yaitu Logam, artinya orang tersebut akan menyerahkan kekuasaan kepada dirinya. Kenyataannya Maret tahun berikutnya ia menerima SUPERSEMAR melalui tiga orang Jendral.



Categories: Ba Zi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: