YANGYUNSONG (楊筠松)

Semenjak jaman dahulu, pewarisan fengshui berlangsung dengan sangat ketat, mulanya, fengshui adalah suatu ilmu sakti yang hanya dikuasai oleh negara, terdapat pejabat khusus yang membidanginya, masyarakat biasa tidak boleh mempelajarinya.

Fengshui baru menyebar secara diam-diam dalam masyarakat rakyat jelata setelah Master Yangyunsong membawanya keluar dari istana. Namun untuk menghindari segala kemungkinan buruk, ia hanya diwariskan dari generasi ke generasi dari garis keturunan pria pertama, setiap generasi hanya seorang yang mendapatkannya. Hal ini terus berlangsung hingga berakhirnya kerajaan Qing. Itulah penyebab utama mengapa kini terdapat banyak sekali aliran yang kadang membuat kita pusing karena ketentuannya bisa berbeda-beda satu dengan yang lainnya.

Master Yangyunsong lahir pada tahun 834 masehi pada masa kerajaan Tang (唐), tepatnya jatuh pada penanggalan imlek bulan ke tiga tanggal delapan jam 19 sore hari di propinsi Douzhou (竇洲), yaitu wilayah Shandong (山東) sekarang ini.

Yang lahir sebagai anak bungsu dari tiga bersaudara, kakak pertama bernama Yunyi (筠翌), ke dua bernama Yunbin (筠賓) dan dirinya bernama Yunsong (筠松).

Yunsong semenjak kecil sudah menunjukkan kecerdasannya yang luar biasa, pada usia belia 18 tahun, ia sudah menjabat pejabat tinggi di istana raja sebagai pembesar Jinziguanglu (金紫光祿大夫), suatu jabatan tinggi yang khusus membidangi astronomi, kalenderologi, astrologi, fengshui dan lainnya, setara dengan penasehat negara.

Pada tahun 880 masehi, pemberontakan Huangchao (黃巢) berhasil memasuki kota raja Changan (長安), Yunsong yang ketika itu berusia 46 tahun menghindar dari istana dengan membawa serta beberapa kitab penting fengshui, di antaranya adalah bagian dari karya master fengshui sebelumnya Qiuyanhan (丘延翰), ia menyamar sebagai pendeta dan lari ke dalam rimba di atas gunung Kunlun (崑崙山).

Dalam persembunyiannya beliau terus memperdalam ilmu fengshui dan menghasilkan beberapa karya kitab penting dalam fengshui. (Ada legenda yang mengatakan, selama di Kunlun, Yunsong memperoleh petunjuk dari dewi Jiutianxuannu (九天玄女), sehingga berhasil menguasai ilmu fengshui dengan baik.)

Setelah itu, beliau mulai berkelana dari satu daerah ke daerah lainnya, dalam perjalanannya, beliau sering mempergunakan ilmu fengshui untuk membantu kaum miskin, sehingga berhasil mencapai taraf kehidupan yang lebih baik, karena itu beliau sangat dikenal dengan julukan Marga Yang sang penolong si miskin atau Yangjiupin (楊救貧) dalam sejarah.

Dalam pengembaraannya, Yunsong pernah singgah di daerah Yudou (雩都) di wilayah Jiangxi (江西) untuk beberapa waktu lamanya, saat itu, beliau telah menerima beberapa orang murid, yaitu Cengwenchan (曾文辿), Liaoboyu (廖伯瑀), Si kaki bengkok bermarga Li (李曲脚), Si dewa pendek bermarga Hu (胡矮仙), Si tujuh mangkok Liujiangdong (劉江東) dan Huangmiaoyin (黄妙應). Guru dan murid ini sangat dikenal kehandalan ilmu fengshuinya pada masa itu.

Kemasyuran Yunsong mengundang penguasa daerah Lu (盧王) mister Huiguangchou (諱光稠), secara resmi, Hui melayangkan undangan kepada Yunsong.

Dalam dialog, Hui mengagumi pengetahuan Yunsong yang luas dan menyakini bahwa, Yunsong memang adalah seorang master dalam bidang fengshui, kebetulan makam kedua orang tua Hui belum dibangun kembali, karena itu ia memohon kepada Yunsong untuk mencarikan tempat terbaik untuknya.

Yunsong menerima tawaran tersebut, kemudian membangun kembali makam orang tua Hui di daerah Wan-an (萬安) dan mengatakan, tempat ini kelak akan melahirkan seorang raja. Hui sangat gembira mendengarnya, karena ia sedang mencari-cari kesempatan untuk menjadi orang nomor satu di daratan raksasa tersebut.

Suatu hari, Hui tiba-tiba bertanya kepada Yunsong : “ Apakah di wilayah ini masih terdapat tempat yang fengshuinya dapat melahirkan seorang raja ? ”

“ Terdapat 18 lokasi, fengshui di ke delapan belas lokasi tesebut, jika ditata dengan baik, semuanya bisa mendorong melahirkan seorang raja. ” Yunsong menja- wabnya tanpa merasa curiga.

Muka Hui pucat seketika mendengar pernyataan Yunsong, ia mengkhawatirkan kemungkinan raja akan lahir di keluarga lain, jika Yunsong membantu mereka, maka secara diam-diam ia menaruh racun ke dalam makanan Yunsong, agar dapat menguasai dunia seorang diri.

Ketika Yunsong menyadari niat tidak baik Hui, semuanya sudah terlambat, ia sudah keracunan, bersama beberapa orang muridnya, beliau berangkat kembali ke tempat tinggalnya di Sanliao (三僚).

Pada tanggal 9 bulan 2 imlek tahun 900 masehi, pukul 19 waktu setempat, ketika kapal yang mereka tumpangi tiba di muara selat Hanxin (韓信峽), desa Xikouba (溪口壩), di wilayah Yudou (雩都), Yangyunsong, sorang fengshui master yang suka menolong kaum miskin telah pergi pada usia 67 tahun untuk selama-lamanya. Jenasahnya kemudian di kebumikan di daerah Youkou (藥口) masih di wilayah Yudou (雩都). Tempat tersebut kemudian disebut selat master Yang (楊公峽) hingga saat ini. Di daerah inilah, kedua muridnya Ceng (曾) dan Lioa (廖) bermukim, keluarga mereka telah mendirikan rumah abu dan membuat patung master Yang untuk mengenang jasa beliau.

Kini tempat tersebut disebut desa Yijinshanliao (衣錦山寮), keluarga Ceng dan Lioa telah lama berpindah dari sana, sedangkan rumah abu Yang masih ada. Tempat tersebut terdapat di wilayah kabupaten Xingguo (興國縣), propinsi Ganzhou (贛州).

Kejadian yang menimpa master Yang telah membuat ilmu fengshui yang mulai terbuka di masyarakat bawah kembali terhambat, para ahli fengshui menjadi lebih tertutup dan berhati-hati dalam membantu orang membentuk sistim fengshui, demikian juga dalam pewarisannya.

Master Yangyunsong meninggalkan banyak karya- karya kitab fengshui yang sangat berharga, di antaranya ‘kitab mengerakan naga’ (撼龍經), ‘kitab hipotesa naga’ (疑龍經), ‘ total scanning (terhadap rahasia alam) ’ (總索), ‘sebutir biji jali’ (一粒粟), ‘memindahkan tongkat’ (倒杖), ‘peta jalinan sumpit’ (畫筴圖), ‘kitab perut dan rahim’ (胎腹經) dan lainnya.

Salah satu maha karya Yang adalah, beliau mendirikan kuburan mamanya di muara Hong (洪港口), Taining (泰寧), propinsi Fujian (福建), sehingga mendapat seorang generasi hebat bernama Yangye (楊業) yang luar biasa dalam sejarah.



Categories: Umum

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: