Ramalan Shio (Permainan dalam Perayaan Tahun Baru Imlek)

Sudah cukup lama tenggelam dalam kesibukan, sehingga tidak sempat menulis sesuatu di halaman Web ini.

Harian Kompas pada tanggal 29 Januari 2017 (Minggu) mengangkat sebuah tulisan dari Chineses Astrolog, Theodora Lau berjudul “Kesempurnaan Mempertontonkan Perdebatan Argumentasi” di halaman ke empat. Hal ini mencerminkan suatu bentuk penghargaan koran besar tersebut kepada budaya Tionghoa di Indonesia, sebagai seorang suku Tionghoa, saya merasa terhormat dan sangat berterima kasih.

Tulisan Theodora sungguh indah, walau sudah diterjemahkan, masih saja sanggup menyebarkan nuansa puitis yang demikian bagusnya. Ibu yang satu ini memang bukan seorang penulis biasa. Namun, seperti kebanyakan master fengshui dunia lainnya, ulasan Theodora terlalu menitik beratkan pada pengertian dari 12 hewan Shio itu sendiri, sehingga tidak bisa mencerminkan Metafisika Tiongkok secara benar. Ulasan seperti itu hanya bersifat ‘Ramal’ yang tidak ada bobot keilmuan dan maaf, terkesan boleh berbicara sesuka hati (hanya berupa jalinan logika dari pengalaman hidup peribadi serta kerabat yang dikenalnya dalam lingkup terbatas), padahal metafisika Tiongkok khususnya ilmu yang berkembang dari landasan Yin Yang, lima elemen dan Batang-cabang (pilar yang terdiri dari elemen serta hewan Shionya) merupakan pengetahuan analitik serta memiliki rangkaian logika yang sangat kuat.

macan

Dalam pengalaman Xiangyi mengajar Hasta Aksara selama bertahun-tahun, hanya sebagian orang dengan latar belakang pendidikan esakta yang bisa menerima dan mengembangkan ilmu tersebut dengan baik, itupun sangat dipengaruhi oleh ketekunan dan penyelamannya dalam samudra kehidupan (tentu juga ada pengecualian, walaupun terbatas jumlahnya). Saking sulitnya Hasta Aksara, membuat banyak orang mundur di tengah jalan, sebagian malah menggunakan pengetahuannya yang parsial untuk membuat prakira keberuntungan bagi orang lain. Namun ilmu yang hanya sepotong tentu tidak bisa memberikan akurasi baik dalam prakiranya, karena itu hanya bisa di sebut sebagai ‘ramal’. Nah, ramalan Shio adalah satu dari sekian banyak produk sampingan seperti itu, karena itu tidak layak untuk dipercayai.

Xiangyi sudah sering mendapat permintaan dari penerbit untuk menulis buku ramalan Shio yang laris keras setiap tahunnya, tetapi hal itu tidak pernah Xiangyi sanggupi, karena Xiangyi khawatir ada yang memakai buku seperti itu sebagai panduan hidup, akibatnya tentu saja akan sangat merugikan mereka. Namun demikian, ramalan Shio sudah berkembang menjadi semacam permainan setiap pergantian tahun, untuk itu Xiangyi hanya bersedia mengulas secara gamblang pada kalender Tongshu tahunan, tanpa pernah mau menulis buka rinciannya. Lucunya setiap yang mengklaim dirinya ahli ‘fengshui’, setiap tahunnya selalu rutin menerbitkan buku ramalan Shionya, bahkan sangat tebal dan terinci, seolah ramalan tersebut bisa digunakan sebagai panduan hidup.

berbagai-profesi

Metafisika Tiongkok, termasuk di dalamnya Astrology Tiongkok adalah disiplin ilmu yang sangat sulit dipelajari. Di sini Xiangyi tekankan sekali lagi, bahwa ramalan Shio tidak bisa dipertanggung jawabkan secara moral, karena itu jangan termakan isu yang membenarkan ramalan seperti itu. Xiangyi secara pribadi sangat berharap, koran sebesar Kompas (atau media besar berbasis bahasa Nasional lainnya) suatu hari bisa mengali Metafisika Tiongkok secara benar, agar semua pihak bisa memahaminya dengan baik. Xiangyi memiliki rublik di Guoji Ribao atau International Daily News sejak 2004 hingga kini (sebelumnya 2000 – 2002 di harian Xinsheng atau Hidup Baru), sayang sekali berbasis bahasa Mandarin sehingga tidak banyak orang yang bisa membacanya.

Atas upaya memperkenalkan Metafisika Tiongkok yang benar, sudah banyak buku yang telah Xiangyi terbitkan bekerja sama dengan penerbit BIP (Grup Gramedia), tetapi opini publik yang telah terbentuk kuat (bahwa seolah ilmu seperti ini hanya omong kosong), ditambah dengan sulitnya pemahaman dan banyaknya ramalan Shio yang terus bermunculan, sungguh sulit bahkan tidak berdaya bagi Xiangyi untuk meluruskan pandangan umum yang selah seperti itu. Kenyataannya, banyak dosen Sastra Mandarin di berbagai Universitas Nasional, bahkan Dunia sendiri juga belum paham benar duduk permasalahannya. Hal ini tercermin dari banyaknya Mahasiswa tingkat akhir yang skripsinya mengambil tema lima elemen dan sejenisnya, pembahasannya selalu kurang baik dan tidak mengena.

Xiangyi hanya membeberkan keadaan sesungguhnya, sama sekali tidak bermaksud merendahkan pihak manapun dalam ulasan ini, untuk itu Xiangyi meminta maaf sedalam-dalamnya bilamana masih saja ada pihak yang merasa tersinggung. Semoga kita semua bisa menerima kenyataan dan berusaha lebih memahami filosofi Yin Yang, Lima Elemen dan Batang-cabang serta Metafisika Tiongkok yang sesungguhnya.

 

Jakarta, 29 Januari 2017

Xiangyi Stamp

Xiangyi.



Categories: Ba Zi, Fengshui, hasta aksara, lain-lain, Umum, Uncategorized

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: